Tahap 3: Pegaturan Awal Blog WordPress


Setelah melakukan tahap 2: membuat blog wordpress baru, tentu sekarang kamu sudah memiliki sebuah website berbasis wordpress yang siap untuk dikelola. Bagi kamu yang masih baru alias pemula, semuanya akan terlihat cukup rumit karena ada begitu banyak menu dan muncul. Tapi jangan khawatir, nanti kamu akan terbiasa dengan sendirinya karena saat kamu memutuskan untuk menjadi blogger, kamu akan meluangkan banyak waktu untuk mempelajari dan mengelola blog.

Jika kamu belum memiliki blog wordpress untuk dikelola, mungkin ada baiknya jika kamu mulai membaca dari tahap 1: persiapan membuat blog wordpress.

Oke, tanpa memperpanjang basa-basi lagi, berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan saat melakukan pengaturan awal pada blog wordpress baru. Btw, artikel ini dibuat untuk para pemula, jadi kalau merasa sudah cukup ahli dalam blogging dan wordpress, silahkan di skip ke artikel selanjutnya ya.

1. Login

Pastinya, hal pertama yang akan kamu lakukan adalah login ke blog kamu. Setelah login barulah kamu bisa melakukan pengaturan-pengaturan pada blog. Untuk bisa login, kamu bisa melakukannya mengetik URL sesuai dengan nama domain kamu, kemudian menambahkan /wp-admin/ dibelakangnya. Contohnya seperti:

http://www.blogwordpressku.net/wp-admin/

Atau, kamu dapat juga meng-klik link yang dikirimkan oleh penyedia hosting yang biasanya berjudul instalasi wordpress dan login ke blog wordpress. E-mail tersebut biasanya berisi tentang semua detail tentang blog wordpress mu termasuk username dan pasword yang akan kamu gunakan untuk login.

image by: alaguru.com

Langkah selanjutnya adalah hal yang sangat biasa, yaitu memasukkan username dan password kemudian klik login. Dan selamat datang di blog kamu.

Silahkan melihat-lihat blog kamu terlebih dahulu. Disana akan ada menu dashboard, post, pages, comments, setting dan lain-lain. Biasanya akan ada satu post yang berjudul hello world yang merupakan bawaan dari instalasi wordpress dan ada pula beberapa pages. Post dan Pages tersebut boleh dihapus atau kamu bisa juga mengeditnya sesuai dengan keperluan.

Baca Juga:  Haruskah blog dimonetisasi?

2. Pengaturan nama blog dan tagline

Selanjutnya adalah membuat identitas blog wordpress kamu. Identitas blog lebih dikenal dengan site title dan tagline. Untuk mengaturnya, silahkan pilih menu setting–>general dan akan muncul tampilan seperti berikut:

image by: alaguru.com

Keduanya, site title dan tagline, silahkan diganti sesuai dengan seleramu. Pastinya, buatlah site title dan tagline yang sesuai dengan niche dari blog yang akan kamu kelola. Jangan khawatir karena site title dan tagline dapat kamu ubah kapan saja.

Selain itu, pada halaman pengaturan general ini kamu juga dapat mengatur time format dan time zone. Silahkan diisi sesuai keinginan kamu mau ikut zona waktu yang mana. Kalau mau ikut zona waktu indonesia barat (WIB), silahkan pilih UTC+7 .  Kemudian klik save changes.

3. Mengatur Jumlah Postingan di Home Page

Bagian ini bisa dibilang penting gak penting. Namun, membatasi jumlah postingan pada home page juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi blog kamu nantinya. Biasanya para blogger akan menampilkan sedikitnya 5 postingan dan paling banyak 20 postingan. Mungkin ada juga yang menampilkan lebih banyak dari 20.

Untuk mengatur jumlah postingan di home page, kamu dapat memilih setting –> reading. Pada tampilan tersebut, cari bagian “blog pages show at most” dan isikan dengan jumlah postingan yang kamu ingin tampilkan di home page blog kamu. Kemudian jangan lupa klik save changes.

4. Mengatur URL blog

Selanjutnya adalah mengatur URL yang akan digunakan di blog kamu. Hal ini perlu dipertimbangkan karena akan berpengaruh pada SEO dan pastinya berpengaruh pada kunjungan ke blog kamu. Caranya adalah dengan memilih menu setting –> permalinks.

image by: alaguru.com

Untuk mendapatkan hasil SEO yang baik, kebanyakan orang akan memilih post name. Silahkan pilih post name dan kemudian jangan lupa untuk save changes.

Baca Juga:  Apa itu Hosting: Pengertian dan Jenis-jenis hosting

Sekian dulu artikel kali ini. Sepertinya pengaturan dasar blog hanya sebatas itu. Untuk pengaturan blog lainnya kamu pasti bisa melakukannya sendiri. Jika ada pertanyaan, kamu dapat menuliskannya di kolom komentar dan akan kita diskusikan bersama.

Untuk penjelasan selanjutnya, kita akan membahas mengenai perlengkapan-perlengkapan yang akan kita gunakan dalam mengelola blog wordpress seperti themes, plugin, post, dan pages. 

Baca juga:
← Tahap 2: Panduan membuat blog wordpress
Tahap 4: Perlengkapan awal blog WordPress baru →

Leave a Comment