Tahap 1: Memulai blogging dengan WordPress

Memulai Blogging dengan WordPress

Memulai blog sangatlah mudah. Kita bahkan tidak memerlukan skill khusus seperti programming atau sejenisnya untuk memulai sebuah blog. Namun, kita tetap harus melengkapi kebutuhan awal untuk mempersiapkan blog yang kita buat. Hal-hal yang harus kita persiapkan saat akan memulai blog adalah seperti berikut:

1. Menentukan Platform Blog

Ada banyak pilihan platform Content Management Sistem (CMS) untuk mendukung blogging seperti: wordpressbloggerjoomladrupal, dan wix. Namun, yang paling populer di Indonesia, terutama bagi para pemula, adalah wordpress dan blogger. Silahkan pilih sendiri mana yang paling sesuai bagi kamu.

WordPress dan blogger memang cukup berbeda. Blogger terasa lebih mudah karena dan simpel karena fitur-fitur yang tersedia sudah sangat rapi. Sedangkan WordPress mempunyai proses pengaturan yang sedikit lebih rumit. 

Jika kamu berharap untuk mendapatkan penghasilan dari blog kamu, maka memilih wordpress merupakan langkah terbaik. karena wordpress lebih menjanjikan, atau setidaknya itulah yang saya pikirkan. Blogger juga bisa menghasilkan keuntungan, tapi karena fitur-fiturnya terbatas, maka penghasilan yang didapatkan juga akan terbatas.

Poin pentingnya adalah, jika kamu tidak mau ribet atau kesulitan dalam pengaturan blog, maka sebaiknya kamu menggunakan Blogger. Tapi jika kamu mau belajar dan sedikit kerepotan ketika melakukan pengaturan awal, maka WordPress cocok untuk kamu. Keputusan ada ditangan anda, jadi pilihlah platform yang paling tepat. Agar lebih memuaskan, simak pembahasannya di: WordPress vs. Blogger

2. Menentukan Nama Domain

Langkah selanjutnya adalah menentukan nama domain yang akan digunakan. Domain memainkan peranan penting sebagai identitas dari suatu blog. Jika seorang blogger diibaratkan sebagai pedagang, maka domain adalah nama dan alamat tokonya. Oleh karena itu, kamu harus memilih nama yang benar-benar tepat untuk menjadi domain kamu nanti. Jika masih bingung dengan perngertian domain, silahkan baca di apa itu domain.

Baca Juga:  Mengapa pakai WordPress self-hosting? Ini alasannya

Setelah menentukan nama domainnya, sekarang saatnya kamu memilih tipe domain yang akan digunakan. Contohnya seperti: .com; .net;  .web.id; .org; .video; dan lain-lain. Pilihlah yang paling tepat bagi kamu, namun kamu harus memperhatikan bagaimana pengaruh dari ekstensi-ekstensi tersebut. Ada beberapa domain yang sangat populer atau disebut dengan top level domain(TLD) yang harus benar-benar kamu perhatikan.

Domain sudah seperti brand yang menentukan tingkat kesuksesan marketing kamu nantinya. Jadi pilihlah nama yang terbaik dan mewakili blog kamu. Kalau saran saya sih, jangan jauh-jauh dari top level domain. Buatlah domain yang berakhiran .com, .net,atau .id karena ketiga domain inilah yang cukup populer dan mudah diingat.

Untuk mengecek ketersediaan domain, kalian bisa mencarinya di situs-situs penyedia hosting. Kamu bisa mengecek apakah domain yang akan kamu buat sudah terdaftar atau belum. Berikut beberapa tempat untuk mengecek domain kamu:

3. Memilih hosting terbaik

Setelah memilih platform yang akan digunakan, dan telah menentukan domain yang akan digunakan, maka sekarang adalah saatnya kamu memilih hosting. Jika kamu belum paham mengenai hosting, coba baca disini apa itu hostingSingkatnya, jika domain adalah nama toko, maka hosting adalah bangunan toko yang akan kalian gunakan. 

Ada banyak sekali penyedia hosting di Indonesia atau di luar negeri yang bisa kamu pilih. Dari level ecek-ecek sampai level super-profesional pun ada. Semuanya bergantung kamu mau pilih yang mana. Kalau kamu mau coba-coba, mungkin kamu bisa pilih penyedia hosting ecek-ecek yang biaya sewanya sangat-sangat murah. Namun, jika kamu seorang pemula yang sangat serius untuk blogging, maka kamu wajib pilih hosting yang terbaik.

Baca Juga:  Tahap 3: Pegaturan Awal Blog Wordpress

Beberapa hosting yang cukup populer di Indonesia saat ini yaitu:

Ada masih banyak lagi sih sebenarnya. Silahkan cari sendiri di google ya!

Kamu bisa membuka website penyedia hosting tersebut satu persatu dan membandingkannya sendiri. Pilihlah paket yang paling sesuai dan paling kamu butuhkan untuk blog yang akan kamu buat nanti. Tapi jangan buru-buru. Jika kamu masih pemula dan memang baru belajar nge-blog, lebih baik pilih paket hosting yang murah dulu. Nanti setelah kamu sudah cukup mahir dan yakin, barulah di-upgrade paketnya ke yang lebih profesional.

Contohnya blog alaguru.com ini saja awalnya hanya menggunakan paket yang paling termurah. Toh, awal-awal blogging kita tidak membutuhkan terlalu banyak gigabytes untuk menyimpan data-data blog kita di hosting. Nanti, jika blog sudah cukup berjaya dan memerlukan tambahan kapasitas dan layanan, barulah diupgrade ke paket hosting yang lebih baik.

Itulah langkah-langkah awal yang harus kalian lakukan ketika akan membuat blog. Pada tahap selanjutnya, kita akan berfokus ke penggunaan dan pengaturan wordpress hingga bagaimana membuat blog menghasilkan keuntungan dari iklan seperti adsense.

Tahap 2: Membuat Blog WordPress →

Leave a Comment