Jenis-jenis link: Pengertian dan perbedaannya

Pengertian Link

Link adalah koneksi, sambungan, atau pintasan dari sebuah situs menuju ke situs lain. Link memang sudah lumrah kita temukan pada website dan blog yang ada di Internet. Dalam bahasa Indonesia, Link biasanya diartikan sebagai “tautan”. Fungsi link sendiri adalah untuk memudahkan pembaca mengunjungi situs lain tanpa harus mencari lagi di search engine.

Dilihat dari bentuknya, Link dapat dibagi menjadi dua yaitu link yang disisipkan ke dalam kata dan link yang telanjang (naked link). Contohnya seperti berikut:
Link 1 -> Jenis-jenis Website: Perbedaan dan Contohnya
Link 2 -> https://alaguru.com/jenis-jenis-website-perbedaan-dan-contohnya/

Walaupun bentuknya sedikit berbeda, kedua link tersebut akan menuju ke halaman yang sama.

Jenis-jenis Link

Agar lebih jelas lagi mengenai link, berikut ini kita akan melihat penjelasan dari jenis-jenis link sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Backlink

Backlink adalah link yang berasal dari luar (website lain). Misalnya artikel yang kamu buat di blog cukup populer sehingga banyak orang yang membagikan link menuju artikel tersebut di postingan mereka, link tersebut lah yang disebut dengan backlink.

Backlink bisa berasal dari sosial media, blog, YouTube, dan sebagainya. Semakin banyak backlink yang didapatkan oleh sebuah website, maka akan semakin baik pula peringkat website di mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dll. Selain itu, banyaknya backlink juga akan mempengaruhi nilai dari DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority) sebuah website.
Baca juga: Apa itu DA dan PA?

Istilah-istilah berikut ini memiliki arti yang sama dengan backlink yaitu:

  • Inbound Link
  • Inward Link
  • Inlink
  • Incoming Link

Internal Link

Internal link adalah link yang ditujukan untuk halaman lain pada website yang sama. Jika ada banyak artikel yang berkaitan dalam sebuah website atau blog, maka penulisnya akan membagikan link-link menuju artikel-artikel tersebut. Fungsi dari Internal link adalah untuk memudahkan para pembaca untuk menelusuri website yang kita kelola. Internal link juga membantu search engine seperti Google untuk menjelajah dan mengindeks halaman pada website.

Baca Juga:  Cara Mendapatkan Halaman 1 di Google Search tanpa Backlink

External Link

External link adalah kebalikan dari Internal link. Jika internal link menuju ke halaman lain pada website yang sama, maka eksternal link akan menuju ke halaman pada website lain. Kegunaannya juga masih sama yaitu untuk memudahkan pembaca mengunjungi halaman lain yang masih berkaitan tanpa harus mencari lagi.

Eksternal link juga merupakan kebalikan dari Backlink. Lihat perbedaannya berikut ini:

  • Eksternal link = Link menuju website lain (link keluar)
  • Backlink = Link dari website lain (link masuk)

Istilah lain dari eksternal link yaitu Outbound link.

Broken Link

Broken link adalah link yang rusak, yaitu ketika halaman yang dituju sudah tidak ada lagi. Biasanya broken link akan menampilkan “Page not found” atau kode 404. Jika kamu mengelola sebuah website dan blog, maka kamu harus menghindari adanya broken link di situs kamu. Broken link akan berdampak buruk pada popularitas sebuah website karena bisa dianggap sebagai spam. Untuk menghilangkan atau memperbaiki broken link, kamu harus mengecek setiap link yang ada.
Baca juga: Cara mencari broken link


Itulah beberapa jenis link yang biasa kita temui di Internet. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya di alaguru.com

Baca juga:
Cara menurunkan Spam Score di Blog
Cara mendapatkan traffic pada blog bule
Susahnya menghasilkan uang dari Blogging

Leave a Comment